TERUS MERUGI, PETERNAK AYAM SERUKAN 4 TUNTUTAN KE JOKOWI PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Friday, 22 March 2019 16:03
JAKARTA, 05 Maret 2019. Bertempat di depan Gedung Istana Negara Jakarta Pusat, ratusan peternak ayam dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar demo di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Sekretaris Jendral Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Sugeng Wahyudi mengatakan demo ini digelar karena harga ayam di pasar lebih murah dibandingkan harga pokok produksi.
 
"Harga ayam terlalu murah dan sarana peternak yang dibeli memberatkan. Jika terus menerus berlangsung para peternak rakyat dan mandiri bisa bangkrut," kata Sugeng saat menjadi orator di depan Istana Negara.
 
Para peternak tersebut datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Kalimantan. Adapun, gelaran demo ini menjadi yang ketujuh dilakukan untuk meminta pemerintah menaikkan harga ayam ditingkat peternak rakyat dan mandiri.
 
Dalam demo tersebut ada empat tuntutan yang diminta pada peternak ayam. Pertama, adalah meminta Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk memberikan rasa keadilan dalam berusaha dan perlindungan usaha. Terutama bagi para peternak unggas rakyat mandiri sehingga tidak mengalami kerugian parah seperti saat ini. 
 
Merujuk data dari Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia atau Pinsar Indonesia menunjukkan bahwa sejak 2016-2018 harga jual ayam rata-rata lebih rendah dari harga pokok produksi. Misalnya, pada 2016, harga rata-rata mencapai Rp 17.174 namun harga produksi Rp 17.591 per kilogram.
 
Adapun pada 2018, harga rata-rata sebesar Rp 19.543 tapi harga produksi mencapai Rp Rp 18.525 per kilogram. Sedangkan, pada Januari-Februari 2019, harga rata-rata Rp 18.111 namun, harga pokok produksi Rp 19.884 per kilogram.
 
Kemudian, yang kedua, para demonstran juga meminta Presiden Jokowi untuk mengambil inisiatif mengeluarkan Perpu guna menggantikan Undang Undang Peternakan yang terbukti memarginalkan peternak unggas rakyat di Indonesia. Peternak meminta budidaya, dikembalikan lagi kepada peternak rakyat.
 
Ketiga, para peternak juga meminta Jokowi untuk menurunkan harga sarana produksi peternakan, terutama harga pakan dan day old chicken (DOC) dalam waktu yang secepatnya. Keempat, peternak ayam juga meminta Presiden Jokowi untuk berinisiatif menggunakan kewenangannya dalam mengendalikan pasokan DOC/ayam hidup secepatnya. (AF)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...