PEMPROV DKI GELAR FGD PERIZINAN BIDANG KESEHATAN HEWAN PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Monday, 20 August 2018 15:34
JAKARTA, Selasa 24 Juli 2018. Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan perizinan dan non-perizinan di Provinsi DKI Jakarta, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi DKI Jakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) membahas prosedur pelayanan Perizinan dan non-perizinan di Bidang Kesehatan Hewan. FGD ini mengambil tempat di Ruang TABG SG Lt. 7 Gedung Teknis Kuningan (Mal Pelayanan Publik Prov. DKI Jakarta) diikuti oleh perwakilan dari Direktorat Kesehatan Hewan, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dan Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI).
 
Bertindak sebagai salah satu pemateri adalah Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga ASOHI Drh Andi Wijanarko, membawakan makalah berjudul "Perizinan di Bidang Kesehatan Hewan sebagai Usaha Obat Hewan."
 
Andi mengawali presentasinya dengan sejarah dan kiprah ASOHI selama ini. Andi menuturkan, ASOHI memiliki tujuan menjembatani dan menjalin hubungan yang serasi antara berbagai pihak yang terkait dengan usaha dan penggunaan obat hewan. Selain itu, ASOHI juga berperan secara aktif dalam membina dan meningkatkan kemampuan para anggotanya dalam mewujudkan usaha yang sehat, tertib dan bertanggung jawab.
 
Untuk itu, ASOHI juga banyak memberi masukkan kepada pemerintah khususnya dalam implementasi Permentan No. 18/Permentan/OT.140/4/2009 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Izin Usaha Obat Hewan. 
 
Andi menjelaskan, tentang berbagai persyaratan administratif dan teknis yang harus dilengkapi untuk semua ijin usaha obat hewan, baik untuk produsen obat hewan sediaan biologik, farmasetik, premiks dan/atau sediaan alami, importir, eksportir, distributor, sampai toko obat hewan.
 
Ia juga menerangkan, bahwa setiap perusahaan obat hewan wajib memiliki Penanggung Jawab Teknis Obat Hewan (PJTOH) yang ber-Sertifikat Pelatihan Penanggung Jawab Tekinis Obat Hewan, di keluarkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) dan ASOHI, dengan nomor registrasi terdaftar di Kementan.
 
"Sebagai kesimpulan ASOHI telah mendukung pemerintah terhadap implementasi peraturan yang berlaku, lalu memberi pelayanan dan membantu memfasilitasi anggota dan stakeholder terkait dengan pihak pemerintah, serta memberikan pembinaan anggota agar mengikuti aturan yang berlaku," katanya.
 
Selain presentasi dari Pemprov DKI mengenai PTSP, acara juga dilengkapi presentasi dari Ditkeswan, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok dan PDHI. (WK)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday43
mod_vvisit_counterYesterday218
mod_vvisit_counterThis week261
mod_vvisit_counterThis month5731
mod_vvisit_counterAll1916474