10 UPAYA PEMERINTAH STABILKAN HARGA BROILER PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Friday, 22 March 2019 15:16
JAKARTA, Kamis 7 Maret 2019. Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional tanah air mengalami penurunan, yang berefek pada terpuruknya harga ayam hidup (livebird) di kandang peternak. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) I Ketut Diarmita melalui keterangan tertulis menyampaikan langkah yang sedang ditempuh pemerintah untuk mengatasi hal tersebut. 
 
Pertama, memastikan kondisi kapasitas tampung cold storage pada masing-masing pelaku usaha. Ditjen PKH menghimbau para integrator untuk memaksimalkan kapasitas pemotongan di RPHU (Rumah Potong Hewan Unggas) dan kapasitas cold storage. Selain itu, Dirjen PKH juga meminta kepada pihak integrator untuk tidak menjual ayam hidup ke pasar tradisonal. 
 
Kedua, Ditjen PKH menginstruksikan penundaan penundaan setting telur ayam tetas atau hatching egg (HE) selama 1-2 minggu untuk semua perusahaan breeding. Ketiga, Menghimbau kepada para pelaku usaha pembibit untuk meningkatkan kualitas DOC (day old chick) atau anak ayam umur sehari dengan menerapkan sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia).
 
Keempat, para pelaku usaha, terutama integrator untuk dapat memanfaatkan secara optimal peran duta ayam dan telur dalam rangka promosi konsumsi produk unggas serta menggalakkan kampanye konsumsi protein hewani agar dapat mendongkrak naiknya konsumsi per kapita per tahun.  Kelima, menghimbau kepada pemerintah daerah untuk melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap budidaya ayam ras, serta pendataan para peternak dan populasi ayam ras di wilayahnya, baik peternak mandiri maupun milik integrator.
 
Keenam, mengimbau kepada para pelaku usaha agar tahun-tahun berikutnya dapat mengukur jumlah chick-in ayam khususnya pada bulan Januari agar tidak terjadi kejadian yg sama seperti tahun ini dan demi menjaga keseimbangan produksi dan permintaan. Ketujuh, Ditjen PKH mulai 1 Maret 2019 mewajibkan para integrator menyampaikan laporan produksi DOC setiap bulan melalui pelaporan online, termasuk tujuan pendistribusiannya.
 
Kedelapan, Pemerintah juga akan meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan Permentan No. 32 Tahun 2017 tentang penyediaan, peredaran, dan pengawasan ayam ras. Kesembilan, mengoptimalkan tim analisa dan tim asistensi serta tim pengawasan dalam mendukung pelaksanaan Permentan 32 tahun 2017. Terakhir kesepuluh, menghimbau agar para perusahaan integrator untuk terus meningkatkan ekspornya. (WK)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday108
mod_vvisit_counterYesterday239
mod_vvisit_counterThis week108
mod_vvisit_counterThis month4430
mod_vvisit_counterAll1968462