TINGKATKAN PRODUKTIVITAS KAMBING DOMBA AGAR EKSPOR BERKELANJUTAN PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Friday, 22 March 2019 16:05
YOGYAKARTA, 02 Maret 2019. Peternak kambing dan domba diharapkan untuk terus meningkatkan produksinya untuk mencukupi kebutuhan nasional, baru kemudian berorientasi ekspor. Hal itu mencuat dalam Sarasehan Peringatan Hari Ulang Tahun Perserikatan Peternak Kambing Domba Yogyakarta (PPKDY) di Universitas Gajah Mada.
 
"Buatlah kelompok peternak dan buat program untuk meningkatkan produksi ternak kambing dan domba, tanamkan untuk selalu kerja keras," demikian disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian I Ketut Diarmita dalam sambutannya. 
 
I Ketut Diarmita mengatakan bahwa terkait orientasi ekspor harus disesuaikan dengan supply dan demand. "Tujuan kita satu, yaitu meningkatkan produksi baru setelah itu ekspor. Karena dengan ekspor, maka akan dapat meningkatkan dignity (harga diri) bangsa, sehingga negara kita menjadi lebih dihargai oleh negara lain, untuk itu ekspor harus berkelanjutan (sustainable),” ungkapnya.
 
I Ketut berharap peternak kambing dan domba terus maju dan dapat meningkatkan produksinya. Ia tegaskan bahwa untuk meningkatkan produksi ternak, maka harus ditingkatkan grade ternak yang dipelihara, yaitu grade A. "Terkait upaya peningkatan mutu genetik, saya telah minta BBIB Singosari dan BPTUHPT Baturraden untuk dapat menghasilkan bibit-bibit grade A,” kata dia.
 
Ia sebutkan bahwa tahun 2018, Indonesia telah melakukan ekspor ternak domba ke Malaysia dan baru-baru ini juga dilakukan ekspor domba Garut ke Uni Emirat Arab (UEA). Menurutnya, domba hidup juga berpotensi untuk mengambil share market di Brunei Darussalam.
 
Tambahnya lagi, untuk menggenjot ekspor harus ada jaminan ketersediaan ternak secara berkelanjutan. Kementan mendorong kemitraan antara pelaku usaha (eksportir) dengan peternak domba/kambing yang melibatkan lembaga keuangan (perbankan maupun non perbankan) dalam penyediaan permodalan. “Penyediaan permodalan bagi peternak dapat melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun dengan pemanfaatan Dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL),” pungkas Ketut. (WK)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday93
mod_vvisit_counterYesterday314
mod_vvisit_counterThis week668
mod_vvisit_counterThis month7105
mod_vvisit_counterAll1983190