PEMOTONGAN SAPI BETINA PRODUKTIF TURUN PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Friday, 22 March 2019 16:10
JAKARTA, 13 Maret 2019. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita mengutip data sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS) melaporkan telah terjadi penurunan pemotongan ternak ruminansia betina produktif sebesar 47,10% pada periode 2017-2018.
 
Ketut menyebutkan, angka betina produktif yang dipotong pada 2017 sebanyak 23.078 ekor menurun menjadi hanya 12.209 ekor pada 2018. “Penurunan pemotongan betina produktif yang signifikan ini sebagai dampak dari masifnya kegiatan pengawasan pelarangan pemotongan betina produktif di berbagai wilayah di Indonesia khususnya di 17 Provinsi yang menjadi pilot proyek kegiatan sejak tahun 2017,” ungkap I Ketut.
 
Dia menjelaskan pelaku pemotongan ternak ruminansia besar betina produktif dapat dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun dan denda 100 juta sampai 300 juta rupiah.
 
Menurutnya, pencapaian ini adalah hasil nyata dari pelaksanaan kerjasama pengendalian pemotongan betina produktif antara Ditjen PKH dengan Baharkam Polri melalui perjanjian kerjasama sejak Mei 2017.
 
Ketut menjelaskan keberhasilan penurunan pemotongan betina produktif ini tentu saja tidak terlepas dari peran dan keterlibatan aktif jajaran kepolisian melalui kegiatan sosialisasi dan pengawasan yang bersinergi sampai tingkat lapangan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas.
 
“Kami sangat mengapresiasi Baharkam dan jajarannya di daerah, telah melakukan pengawasan mulai dari hulu di kelompok ternak, pasar hewan dan check point sampai di hilir di Rumah Potong Hewan atau di tempat pemotongan di luar RPH,” ungkap I Ketut.
 
Kombes Pol Asep Tedy Nurassyah dari Baharkam Polri mengatakan, Polri mendukung penuh kegiatan ini dengan segenap kekuatan yang ada sampai di tingkat desa (Bhabinkamtibmas). Menurut Asep, pelarangan penyembelihan sapi betina produktif telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan pasal 18 ayat (4), dimana disebutkan setiap orang dilarang menyembelih ternak ruminansia kecil betina produktif atau ternak ruminansia besar betina produktif. (AF)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday93
mod_vvisit_counterYesterday314
mod_vvisit_counterThis week668
mod_vvisit_counterThis month7105
mod_vvisit_counterAll1983190