RAPAT DPA SOROTI PERMENTAN NO. 3/2019 PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Monday, 29 April 2019 16:43
JAKARTA, Rabu 10 April 2019. Bertempat di Ruang Rapat ASOHI, Jl Raya Rawa Bambu, Pasar Minggu Jakarta Selatan telah dilangsungkan Rapat Dewan Penasehat ASOHI di tahun 2019. Rapat dihadiri oleh Ketua DPA Gani Haryanto, Sekretaris DPA Drh Ketut Tastra Sukata MBA, dan anggota yang terdiri dari Dr Drh Sofjan Sudardjat, MS, Suprahtomo SH dan Drh Rakhmat Nuriyanto MBA. Sementara Pengurus ASOHI diwakili oleh Ketua Umum Drh Irawati Fari, Sekjen Drh A. Harris Priyadi dan Sekretaris Eksekutif Ir Bambang Suharno.
 
Rapat DPA merupakan rapat tiga bulanan yang ke-16  kepengurusan ASOHI periode 2015-2020. Acara dimulai dengan laporan realisasi program kerja Januari-Maret 2019, rencana kerja April-Juni 2019 dan diakhiri dengan saran/masukkan dewan.
 
Beberapa catatan dari Rapat DPA salah satunya menyoroti Permentan No. 3/2019, khususnya terkait dengan status Techical Service (TS) yang masih belum jelas apakah termasuk dalam kategori Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) atau tidak yang kini tengah menjadi polemik. Wacana TS masuk kategori jasa praktek dokter hewan keliling (ambulatoir), sehingga disyaratkan memiliki sejumlah perlengkapan praktik dokter hewan.
 
ASOHI maupun PDHI keberatan dengan rencana ini. Anggota DPA Suprahtomo SH berpendapat bahwa Jasa Medik Veteriner dalam Permentan ini adalah sebuah entitas usaha mandiri yang harus ada izin karena lekat lahan, sementara itu TS adalah pegawai/wakil perusahaan obat hewan di lapangan, dimana mereka tunduk pada aturan perusahaan obat hewan (izin usaha, dan lain-lain). Sehingga yang dilakukan TS sebagai bagian dari rantai usaha dari perusahaan  tempat mereka bekerja.
 
Menurut Suprahtomo, sebuah peraturan yang diterbitkan Pemerintah haruslah technically applicable, economically feasible, socially acceptable. Permentan No. 3/2019 sulit diterapkan di kalangan TS (tidak applicable).
 
Selain itu DPA menekankan ASOHI untuk lebih mengambil peran dalam masalah-masalah  peternakan. Saat ini Dirjen PKH maupun stakeholder peternakan telah mengakui eksistensi  ASOHI. Sudah saatnya ASOHI berperan dalam pembahasan masalah-masalah peternakan. Antara lain tentang supply-demand unggas, polemik pasokan jagung dan sebagainya. DPA meyakini jika ASOHI aktif berperan, suara asohi akan didengar oleh stakeholder perunggasan karena ASOHI netral dan memiliki kapasitas.
 
Dibahas pula persiapan Munas VIII ASOHI yang dijadwalkan akan digelar pada Mei 2020 mendatang. Menjelang Munas, pengurus ASOHI daerah yang sudah berakhir masa kepengurusannya, harus dilakukan Musda sesuai AD/ART ASOHI. Untuk itu persiapan materi Munas, agar dibentuk Steering Committee (SC/Panitia Pengarah) untuk membahas penyempurnaan AD/ART, Kode Etik, Program Kerja, Tata Tertib Munas, Rekomendasi Munas dan keputusan lainnya. DPA menyetujui Drh Rakhmat Nuriyanto MBA sebagai ketua SC. Diharapkan Ketua SC dapat segera menyusun kelengkapan SC untuk selanjutnya dibuat SK Ketua Umum ASOHI. (WK)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday3
mod_vvisit_counterYesterday95
mod_vvisit_counterThis week3
mod_vvisit_counterThis month3607
mod_vvisit_counterAll1973946