CPI RESMIKAN RPHU MODERN KE-6 DI BALI PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Monday, 29 July 2019 11:54
BALI, Selasa 9 Juli 2018. Bali sebagai daerah tujuan wisata dituntut dapat menyediakan daging ayam yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Untuk itu PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) meresmikan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) di Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Bali.
 
"Keberadaan RPHU ini diharapkan dapat membantu menunjang tuntutan kebutuhan daging ayam yang berkualitas dan higienis di Bali, sebagai daerah tujuan wisata bagi wisatawan dari dalam dan luar negeri," ungkap Thomas Effendy, Presiden Direktur CPI.
 
Dibangun pada luas area 3 hektar, RPHU ini merupakan RPHU ke-6 yang dibangun CPI, setelah sebelumnya dibangun di Medan, Serang, Bandung, Salatiga serta Mojokerto. RPHU di Bali ini dioperasikan dengan kapasitas produksi sebesar 2.000 ekor per jam, dengan menjalankan 1 shift selama 7 jam. Seiring dengan peningkatan kebutuhan, produksi dapat ditingkatkan hingga 28.000 ekor per hari selama 14 jam. RPHU ini memiliki fasilitas pendingin (cold storage) dengan kapasitas 45 ton untuk ayam segar (fresh chilled), 50 ton untuk ayam beku, dan 50 ton untuk food process product.
 
Dalam sambutannya, AA., Gede Dalem Trisna Ngurah, S., Sos, Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Tabanan mengungkapkan, "Pemerintah Kab. Tabanan memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya atas peran serta CPI melalui pembangunan RPHU modern. Diharapkan keberadaanya akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya peternak serta dapat mendorong perekonomian daerah."
 
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dr. drh. I. Ketut Diarmita, MP., yang turut meresmikan RPHU CPI di Tabanan berharap pembangunan RPHU CPI dapat dilanjutkan sampai Sulawesi dan NTT. "RPHU bisa menjadi salah satu solusi untuk permasalahan fluktuasi harga, ketika ketersediaan berlebih, dapat disimpan dengan cold storage yang dimiliki. Saya berharap ke depannya CPI dapat menjadi pioner melakukan ekspor, membawa produk-produknya ke luar negeri dan berdaya saing dengan negara lain seperti Brazil dan Amerika yang ingin memasukkan produknya ke Indonesia," ungkap Ketut. (WK)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday63
mod_vvisit_counterYesterday225
mod_vvisit_counterThis week1680
mod_vvisit_counterThis month4230
mod_vvisit_counterAll1996192