PEMASUKAN BAHAN BAKU OH HARUS MILIKI SERTIFIKAT NON GMO/PRG PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Tuesday, 27 August 2019 11:26
JAKARTA, Jumat 2 Agustus 2019. Dalam rangka menjamin terpenuhinya aspek keamanan hayati (pakan dan lingkungan) terhadap pemasukan bahan baku obat hewan khususnya untuk sediaan biologik, probiotik, enzim dan asam amino ke dalam wilayah Indonesia, maka diperlukan pemastian bahwa proses produksi bahan baku tersebut tidak mengandung Produk Rekayasa Genetik (PRG)/Genetically Modified Organism (GMO). 
 
Sehubungan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr Drh I Ketut Diarmita MP mengeluarkan Surat Edaran dengan No. 02048/F1.500/F/08/2019 yang menerangkan bahwa terhitung mulai tanggal 1 September 2019, pemasukan bahan baku obat hewan sediaan biologik, probiotik, enzim, dan asam amino selain memenuhi kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan sebelumnya, juga harus melampirkan Certificate of Non GMO yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang di negara asal dan disahkan oleh perwakilan nengara Republik Indonesia di negara asal. 
 
Dirjen menambahkan untuk bahan baku obat hewan sediaan biologik, selain melampirkan Certificate of Non GMO juga harus melampirkan Veterinary Health Certificate (VHC). Demikian surat ini ditujukan kepada seluruh pimpinan perusahaan importir obat hewan dengan tembusan kepada Direktur Kesehatan Hewan dan Ketua Umum ASOHI. (WK)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday53
mod_vvisit_counterYesterday365
mod_vvisit_counterThis week1291
mod_vvisit_counterThis month4029
mod_vvisit_counterAll2020224