RAPAT KOORDINASI PRA SEMINAR NASIONAL BISNIS PETERNAKAN 2019 PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Tuesday, 12 November 2019 16:43
JAKARTA, Senin 11 November 2019. Bertempat di Cilandak Town Square Jakarta Selatan telah diselenggarakan Rapat Koordinasi Pra Seminar Nasional Bisnis Peternakan 2019. Rapat dihadiri oleh pengurus ASOHI yaitu Ketua Umum Drh. Irawati Fari, Wakil Sekjen Drh. Forlin Tinora, Ketua Biang Hub. Antar Lembaga Drh. Andi Wijanarko, Sekretaris Eksekutif Ir Bambang Suharno. Selain itu perwakilan Asosiasi bidang peternakan yang hadir diantaranya Drh. Askam Sudin (GPMT), Ir. Setya Winarno (GOPAN), Jefri Pranata (GOPAN), Samhadi (Pinsar), dan Nuryanto (HPDKI). Sementara perwakilan GPPU, AMI, dan PPSKI berhalangan hadir pada kesempatan ini. 
 
Beberapa catatan isu yang mencuat dari rapat ini diantaranya dari sektor perunggasan seperti misalnya perlu mengupayakan jagung dengan harga yang wajar dan atau jika diperlukan sewaktu-waktu diperbolehkan impor jika ketersediaan jagung lokal kurang. Karena selama 5 tahun terakhir harga pakan selalu stabil tidak pernah turun dari 6.800 per kg, kemungkinan karena harga jagung lebih tinggi dari harga jagung internasional. Perlu upaya pembenahan data jagung, karena data produksi Jagung dari Kementan dinyatakan surplus tapi banyak pabrik pakan dan peternak yang justru kesulitan mendapatkan jagung. 
 
Selain itu perlu upaya menjaga kestabilan supply dan demand serta distribusi DOC kepada peternak mandiri. Pengaturan agar peternak mandiri mendapat 50% dari produksi DOC broiler. Lebih lanjut upaya memodernisasi perkandangan untuk meningkatkan daya saing peternak mandiri. Salah satu  upayanya memediasi peternak rakyat mandiri dengan perbankan untuk penyaluran KUR.
 
Berkaca pengalaman 2019 yang terjadi oversupply menyebabkan stok karkas menumpuk di cold storage. Harus ada pemetaan potensi stok karkas untuk menghindari harga karkas menekan harga live bird. Kedepan dengan draft revisi Permentan yang mewajibkan pelaku memiliki RPHU, pemetaan stok karkas ini diperlukan sehingga tidak menjadi permasalahan baru.
 
Pada sektor domba dan kambing dari sisi konsumsi komoditas ternak domba dan kambing mengarahkan pada ketahanan ibadah (bukan ketahanan pangan) yang menjadi segmen market utama dominan untk pemenuhan kebutuhan ibadah aqiqah maupun qurban. 
 
Karena profil usaha dan peternak domba dan kambing masih bersifat skala rakyat (UMKM) maka arah pengembangan yang  didorong HPDKI melalui gerakan korporasi peternakan rakyat melalui model klaster untk mengintegrasikan hulu hilir. Dalam hal ini juga banyak inovasi yg sudah dilakukan baik penggunaan teknologi digital dan fintech (Financial Technology).
 
Menjadikan pasar ekspor sebagai pilihan peternak untuk menjual ternak selain pasar domestik. Walaupun saat ini pasar potensial ekspor belum berjalan secara sustain perihal integrasi hulu dan hilir yang perlu dibangun bersama.
Oleh karenanya HPDKI ke depan konsen terhadap pengembangan klaster untuk pembiakan yang dicanangkan di 4 wilayah strategis Jabar, Jatim, Jateng Banten untuk role model klaster pembiakan. Dibutuhkan peranan dan keberpihakan pemerintah dalam hal ini. Pasar kambing/domba untuk Aqiqah tahun 2017-2018 tumbuh pada kisaran 10-12% sedangkan untuk tahun 2019 diprediksi turun terlihat pada pada kuartal pertama terjadi penurunan pasokan dibandingkan periode sebelumnya. Sedangkan harga daging kambing domba di konsumen (regular maupun daging kurban)  terjadi peningkatan lebih dari 20%.
 
Untuk sektor peternakan Babi yang sedang dirundung wabah kematian besar akibat Hog Cholera, hingga saat ini Pemerintah belum men-declare adanya wabah ASF pada babi di Indonesia. Belum diketahui langkah apa saja yang dilakukan pemerintah untuk menangani penyakit tersebut.
 
Seminar Nasional Bisnis Peternakan ini mengangkat tema “Bisnis Peternakan di Era Pemerintahan Jokowi Periode Kedua” dengan menghadirkan pembicara para pimpinan Asosiasi bidang Peternakan dan pembicara tamu Prof. Dr. Didik J. Rachbini pakar ekonomi yang berpengalaman di politik praktis. 
 
Seminar akan dilangsungkan pada Rabu 20 November 2019 pukul 08.00-15.00 di Menara 165 Cilandak Jakarta Selatan. Menteri Pertanian diundang untuk memberikan sambutan dan membuka acara seminar. (WK)

 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday128
mod_vvisit_counterYesterday370
mod_vvisit_counterThis week498
mod_vvisit_counterThis month5287
mod_vvisit_counterAll2031115