RAPAT ASOHI SUMUT TINDAKLANJUTI HASIL RAKORNAS PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Thursday, 21 November 2019 16:44
MEDAN, Sabtu 16 November 2019. Bertempat di Kito Cafe Jl. Gatot Subroto Medan, pengurus ASOHI Sumatera Utara menggelar rapat perdana menindak lanjuti hasil rakornas dan membahas isu-isu terbaru yang sedang berkembang. Rapat ini dipimpin oleh Ketua ASOHI Sumut Drh. Efendi Azhar dan segenap pengurus lainnya Agus Daling, Taviv Ritonga, Fadillah, Hendra Kurniawan, Thomas Setia Wijaya, David Suwiko, Hasan Aslam, Jaka, Ganda, Faisal, Hakmal Razak, dan Wan Arfian. 
 
Hasil meeting mencatatkan beberapa poin penting yaitu Ketua dan Bendahara akan segera melakukan pembukaan rekening ASOHI Sumut sebagai salah satu tindaklanjut hasil Rakornas ASOHI di Bogor belum lama ini. 
 
Selanjutnya pemungutan iuran tahunan anggota ASOHI Sumut akan dilaksanakan per Januari 2020 setiap tahun yang besarnya sesuai klasifikasi perusahaan merujuk pada ketetapan ASOHI Pusat dan akan dibuatkan sertifikat anggota ASOHI-nya. Program lainnya melakukan pendataan ulang perusahaan yang ada di wilayah ASOHI Sumut. Kemudian untuk meningkatkan silaturahmi dan komunikasi dengan Pemerintah rencananya Pengurus ASOHI Sumut akan melakukan audiensi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Balai Veteriner yang akan dijadwalkan dalam 7-14 hari kedepan.
 
Sementara itu menyikapi wabah penyakit yang sedang melanda ternak babi, seluruh pengurus ASOHI Sumut mengharap semua pihak dapat berpartisipasi aktif meredam isu ASF yang beredar dilapangan atau jika ada pihak yang menyatakan ASF harap dapat diredam karena sesuai pernyataan pemerintah statusnya masih suspect dan perlu uji lanjutan. Diinformasikan pula bahwa yang terjadi banyak kematian babi yang dibuang ke sungai itu adalah babi kampung/dipelihara masyarakat yang rata-rata tidak tervaksin hog cholera. 
 
Hal ini didukung hasil analisis yang telah dilakukan Balai Veteriner Medan bahwa sampel babi yang ditemukan positif akibat Hog Cholera. Hal ini juga didukung pengamatan teman-teman di lapangan bahwa babi yang termanajemen dengan baik dan divaksin hog cholera itu ternyata aman. “Beberapa customer kita hampir 100% aman dan tidak ada kasus hog cholera,” ujar Drh Efendi Azhar.
   
Menghimbau kepada peternak untuk melakukan biosecurity secara ketat yaitu melakukan desinfeksi dengan menggunakan desinfektan yang tepat untuk kasus virus dan memberikan immunostimulan/immunobooster untuk meningkatkan antibodi.
 
Menanggapi aksi sweeping yang dilakukan oleh pihak kepolisian, diharapkan mensosialisasikan kepada peternak untuk tetap dengan tenang menghadapi ini. Bagi pihak peternak maupun supplier yang terkena aksi razia polisi diharapkan dapat mempersiapkan dokumen legalitas perusahaan seperti SIUP, TDP, Ijin Usaha, Ijin Gangguan, NIB, SPPKP, API U atau API P, Sertifikat PJTOH/penanggung jawab teknis obat hewan. Kemudian untuk legalitas produk dapat dipersiapkan dokumen COA, MSDS, Dokumen import/jika produk import, Ijin Distribusi, Register dari Kementan atau Rekim dari Dirjen PKH. (WK)
Last Updated on Thursday, 21 November 2019 16:46
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday261
mod_vvisit_counterYesterday408
mod_vvisit_counterThis week669
mod_vvisit_counterThis month7112
mod_vvisit_counterAll2046213