ASOHI HADIRI PERTEMUAN KOORDINASI GRATIEKS PETERNAKAN VIA DARING PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Friday, 04 September 2020 10:50
DEPOK, Rabu 19 Agustus 2020. Dalam upaya meningkatkan ekspor komoditas peternakan dan mendukung program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) Peternakan, perlu dilakukan koordinasi antar stakeholder terkait. Sehubungan dengan hal tersebut Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menggelar “Pertemuan Koordinasi Gratieks Peternakan” yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom. 
 
Acara ini diikuti oleh segenap perwakilan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan atau yang membidanginya tingkat Provinsi dari Aceh hingga Papua. Juga dihadiri oleh para pelaku usaha/eksportir sarang burung walet, bibit dan benih, hewan hidup, obat hewan, produk pangdan segar dan olahan, dan produk non pangan. Pada kesempatan ini Pengurus ASOHI Nasional diwakili oleh Peter Yan Ketua Sub Bidang Eksportir. 
 
Acara diawali dengan arahan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dan dilanjutkan oleh pemaparan Kinerja ekspor Peternakan Semester I tahun 2020 oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ir. Fini Murfiani, M.Si. 
 
Fini melaporkan data ekspor komoditas peternakan bulan Januari hingga Juni dibandingkan antara tahun 2019 dan 2020 terjadi kenaikan volume impor dari 115.089,2 ton (2019) menjadi 145.329,3 ton (2020). Sementara nilai ekspor Januari-Juni 2019 juga naik dari semula Rp 4.405,56 Milyar menjadi Rp 5.857,97 Milyar pada periode yang sama di tahun 2020 ini. Peningkatan volume ekspor sebesar 26,27% dan nilai ekspor sebesar 24,79%.  
 
Fini juga menjelaskan beberapa tantangan ekspor pertanian diantaranya produk yang sejenis/serupa, daya saing produk Indonesia masih rendah baik dari segi harga maupun kualitas. Selain itu belum optimalnya sinergitas koordinasi dan kerjasama antara stakeholder di tingkat pusat dengan daerah. Belum lagi soal tantangan perkembangan perekonomian global perkembangan berbagai perjanjian perdagangan internasional yang menuntut kesiapan daya saing dalam negeri. Pandemi Covid-19 yang mengganggu seluruh aktivitas ekonomi dunia. 
 
Untuk itu Kementan menerapkan 5 langkah strategis dalam pencapaian Gratieks yaitu diantaranya meningkatkan volume ekspor bekerjasama dengan pemerintah daerah dan stakeholder untuk melakukan terobosan dan inovasi kebijakan ekspor (3K). Selain itu menambah negara mitra dagang dengan melakukan kerjasama dan harmonisasi persyaratan teknis baik bilateral dan multilateral. Mendorong pertumbuhan eksportir baru dengan menyiapkan unit usaha dan memberikan pembekalan kepada pelaku usaha agar siap ekspor. Langka lainnya menambah ragam komoditas ekspor dan meningkatkan frekuensi pengiriman. (WK)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday3066
mod_vvisit_counterYesterday3245
mod_vvisit_counterThis week3066
mod_vvisit_counterThis month52284
mod_vvisit_counterAll2431526