PUSVETMA LAKUKAN VAKSINASI RABIES DRIVE THRU PERTAMA DI INDONESIA PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Thursday, 05 November 2020 14:22
SURABAYA, Senin 28 September 2020. Satuan Kerja Badan Layanan Umum (BLU) Bidang Kesehatan di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian, Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) melakukan vaksinasi rabies dengan cara drive thru. Vaksinasi ini dilakukan di halaman dan lapangan depan perkantoran Pusvetma.
 
Vaksinasi drive thru ini merupakan serangkaian kegiatan untuk memperingati HUT Pusvetma yang ke-68 dan Hari Rabies Sedunia setiap tanggal 28 September. Kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi pemerintah dalam mengingatkan masyarakat bahwa rabies masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia.
 
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Nasrullah, mengatakan sosialisasi tentang rabies ini memang sangat penting. Karena, rabies masih dianggap sebagai penyakit berbahaya.
 
"Rabies ini merupakan salah satu penyakit zoonosis yang mematikan di dunia. Setiap sembilan menit satu orang meninggal. Bahaya sekali," ujar Nasrullah.
 
Walaupun mematikan, rabies 100% dapat dicegah. Vaksinasi rabies terhadap hewan anjing, kucing dan kera merupakan cara yang terbaik dalam mencegah penularan rabies dari hewan ke manusia, vaksinasi akan menjadi efektif bila setidaknya 70% dari populasi anjing tervaksinasi.
 
"Jika itu dilakukan kita dapat mencegah penularan rabies dari hewan ke manusia. Maka itu, kami mendukung adanya upaya sosialisasi rabies lewat vaksinasi drive thru ini," ucap Nasrullah.
 
Kepala Pusvetma, Agung Suganda mengatakan, vaksinasi rabies drive thru ini dilakukan sebagai upaya penyesuaian kegiatan di tengah pandemi covid-19 untuk menghindari kerumunan massa. Animo masyarakat cukup besar, ini terlihat dari data jumlah orang yang melakukan pendaftaran melalui online namun panitia membatasi jumlah peserta vaksinasi dibatasi hingga 100 peserta.
 
Pada pelaksanaannya peserta vaksinasi membawa hewan kesayangannya dengan kendaraannya masing-masing untuk memasuki area vaksinasi. Peserta yang telah melakukan registrasi ulang akan diberikan nomor urut dan panitia mengatur jumlah peserta dengan jarak aman sehingga hewan kesayangan beserta pemilik yang satu dengan lainnya tetap tertib dan aman.
 
Agung menjelaskan, vaksinasi kali ini menggunakan Vaksin Neo –Rabivet. Vaksin Produksi Pusvetma ini merupakan satu-satunya produksi dalam negeri dan mampu bersaing dengan vaksin dari luar negeri. 
 
Agung menambahkan, sebagai produsen vaksin rabies satu-satunya di Indonesia milik pemerintah, Pusvetma menegaskan akan selalu berperan aktif dalam upaya pemberantasan dan pencegahan penyebaran rabies. Mengingat 100% kasus rabies bersifat fatal apabila tanda klinis sudah muncul, namun rabies sepenuhnya bisa dicegah. (WK)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1183
mod_vvisit_counterYesterday2838
mod_vvisit_counterThis week1183
mod_vvisit_counterThis month35596
mod_vvisit_counterAll2653082