BADAI CEMPAKA HANYUTKAN TERNAK DI YOGYAKARTA PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Wednesday, 27 December 2017 13:58
GUNUNG KIDUL, Jumat 08 Desember 2017. Bertempat di salah satu Posko Gunung Kidul, Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, (KAHMI Vet) menyerahkan bantuan berupa obat-obatan, pakan konsentrat maupun hijauan pakan, terpal dan sokongan dana untuk rehabilitasi kandang ternak.
 
Menurut Drh Dewi dan Drh Heny mewakili KAHMIVet, "Sehari pasca bencana kami langsung terjun ke lapangan mendampingi peternak dan mengerahkan beberapa alumni KAHMIVet di daerah-daerah yang terkena bencana. Dukungan alumni KAHMIVet yang tersebar di seluruh Indonesia mengalir untuk ikut meringankan penderitaan peternak dan ternaknya," ujar Drh Dewi.
 
Pasalnya, sebanyak 11 ekor sapi dan 40 ekor kambing, serta ribuan ekor ayam hanyut tersapu air akibat banjir besar yang melanda Yogyakarta. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Ir Bambang Wisnu Broto. Dari peristiwa itu, yang terparah menderita dampak bencana adalah Kecamatan Tepus, Rongkop, Karangmojo dan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan di Kabupaten Bantul masih dalam Provinsi yang sama, wilayah yang terkena dampak adalah Kecamatan Pundong, Imogiri Jetis dan Kretek.
 
Bencana disebabkan adanya siklon tropis di atas Samudera Indonesia pada 27-29 November lalu. Siklon tropis yang berada sekitar 30 km dari bibir Pantai Selatan Pulau Jawa itu telah meluluhlantakan beberapa rumah penduduk, tanaman pangan, termasuk kandang ternak beserta isinya.
 
Salah satu Breeding Farm milik PT Malindo dan PT Januputro berhasil selamat dari bencana, tetapi beberapa peternak ayam potong dan jenis petelur menderita kerugian ekonomi yang cukup memprihatinkan. Menurut Bambang, kerugian ekonomis belum bisa dipastikan. Namun dari laporan para petugas di lapangan selain ternak yang hanyut terseret air juga nilai materi yang lain berupa kandang yang hilang dan rusak, serta ladang tanaman pakan ternak yang terendam hingga 3 meter.
 
Di Kabupaten Bantul, hal yang sama juga mengakibatkan banyak kandang ternak rusak dan ratusan hektar lahan Hijauan Tanaman Ternak (HMT) terendam. Pasca kejadian, problema utama ketersediaan pakan hijauan untuk ternak dan kandang darurat sangat dibutuhkan. (US)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday50
mod_vvisit_counterYesterday317
mod_vvisit_counterThis week526
mod_vvisit_counterThis month4921
mod_vvisit_counterAll1923081