UPAYA KEMENTAN DONGKRAK POPULASI DI 2018 PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Tuesday, 30 January 2018 15:01

JAKARTA, Selasa 16 Januari 2018. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan pada tahun ini selain fokus pada kegiatan pemenuhan dan peningkatan kualitas pelayanan bidang peternakan dan keswan (perbibitan dan kesehatan hewan), juga akan memprioritaskan kegiatan untuk percepatan peningkatan populasi dan keanekaragaman ternak.

Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen PKH I Ketut Diarmita pada acara pertemuan Konsolidasi Akselerasi Pelaksanaan Siwab dan Penambahan Populasi Ternak Tahun 2018 di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Selasa (16/1).

Pertemuan ini dibuka secara resmi oleh Dirjen PKH dan dihadiri oleh seluruh pejabat eselon II dan III lingkup Ditjen PKH dan Kepala UPT lingkup Ditjen PKH, serta Kepala Dinas yang menangani fungsi peternakan dan kesehatan hewan Provinsi dan Kabupaten/Kota.

I Ketut Diarmita menyampaikan, upaya peningkatan populasi ternak dilakukan melalui: (i) Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB); (ii) Penambahan populasi melalui impor sapi indukan; (iii). Penambahan populasi ternak, yaitu sapi lokal, sapi perah, kerbau, kambing, domba, ayam lokal, babi, itik dan kelinci. Khusus penambahan populasi ternak utamanya ayam lokal diselaraskan dengan kegiatan pengentasan kemiskinan.

"Pengadaan indukan impor tahun 2018 harus dikawal dan harus dapat direalisasikan. Secara khusus perlu dilakukan dengan koordinasi dan pendampingan dari instansi terkait, yaitu: TP4/TP4D Kejaksaan Agung, Bareskrim, BPKP, KPK, LKPP, dan Itjen Kementan," ujar I Ketut Diarmita.

Pada kesempatan tersebut, para Direktur lingkup Ditjen PKH memaparkan beberapa hal yang harus ditindaklanjuti. Diantaranya Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak meminta agar pelaksanaan kegiatan UPSUS SIWAB, terutama IB dilakukan secara sinergi antara UPT Ditjen PKH, OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Provinsi dan Kab/Kota. Kebutuhan semen beku nasional diperkirakan 6 juta berdasarkan perhitungan s/c 2, sehingga ditargetkan penyediaan semen beku tahun 2018 sebesar 8.774.724 dari BBIB Singosari, BIB Lembang dan BIBD yang telah tersertifikasi LSPro. Penyediaan semen tersebut dapat mencukupi kebutuhan semen beku pada 34 provinsi sebanyak 4,7 juta (beberapa OPD masih memiliki stok).

Lebih lanjut, untuk pengadaan indukan sapi impor akan dilakukan oleh beberapa UPT Ditjen PKH, dan diharapkan OPD penerima bantuan dapat memenuhi kriteria yang telah ditentukan, salah satunya yaitu terkait penyediaan pakan hijauan. Sementara Direktur Pakan menyampaikan kepada OPD terkait strategi penyediaan Hijauan Pakan Ternak (HPT) untuk mendukung SIWAB.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) juga memastikan agar pemotongan sapi betina produktif dapat terkendali dan menurun pada tahun 2018. Law Inforcement dan kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja kegiatan ini. (AF)

 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday190
mod_vvisit_counterYesterday247
mod_vvisit_counterThis week965
mod_vvisit_counterThis month7642
mod_vvisit_counterAll1883385