MENTAN LANTIK 3 PEJABAT ESELON I LINGKUP KEMENTAN PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Tuesday, 24 April 2018 10:31
JAKARTA, Senin 26 Maret 2018. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melantik pejabat Eselon I di lingkup Kementerian Pertanian (Kementan). Dirinya meminta Eselon I yang baru dilantik dan segenap jajarannya untuk meningkatkan kinerja ke depan, khususnya dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.
 
Adapun pejabat yang dilantik adalah Ir. Syukur Iwantoro, MS, MBA, sebagai Sekretaris Jenderal. Syukur sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Investasi Pertanian. Kemudian Dr. Ir. Suwandi, M.Si, sebagai Direktur Jenderal Hortikultura dari sebelumnya menjabat Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, dan Ir. Hari Priyono M.Si yang sebelumnya berposisi Sekretaris Jenderal digeser menjadi Staf Ahli Bidang Investasi Pertanian.
 
"Mutasi Sekretaris Jenderal dilakukan dengan pertimbangan penyegaran. Sedangkan posisi Dirjen Hortikultura, merupakan hasil lelang secara terbuka dan transparan, yang bertujuan untuk memberikan kader terbaik di Kementan," ujar Mentan Amran usai pelantikan di Auditorium Kementan, Jakarta (26/3).
 
Kepada seluruh jajaran Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi dan Dinas Pertanian Kabupaten se- Indonesia, Mentan Amran meminta agar harga pangan lebih stabil dibanding tahun 2017. Menurutnya, tahun 2017 telah banyak dipuji karena mencapai kestabilan harga pangan terbaik dalam sepuluh tahun terakhir.
 
"Tapi kami minta jajaran Kementan jangan mudah puas dengan kestabilan harga pangan tahun lalu. Kalau bisa, harga lebih stabil pada tahun 2018. Komoditas yang menjadi fokus Kementan untuk dijaga kestabilan harganya antara lain beras, cabai, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam dan telur ayam," jelasnya.
 
Mentan Amran menyampaikan, sesuai dengan arahan Presiden, bahwa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat, maka investasi dan ekspor harus ditingkatkan.
 
Selain itu, Kementan juga telah melakukan deregulasi terhadap peraturan-peraturan yang dianggap menghambat investasi, kurang lebih sebanyak 141 peraturan. Menyusul kurang lebih 50 peraturan berikutnya, yang tengah dalam proses deregulasi. Salah satu bentuk keberhasilan deregulasi, adalah peningkatan produksi ayam ras yang olahannya sampai bisa diekspor ke Jepang. (WK)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday200
mod_vvisit_counterYesterday404
mod_vvisit_counterThis week604
mod_vvisit_counterThis month5211
mod_vvisit_counterAll1930267