PROTAS DAN HALAL BIHALAL ASOHI DI INDO LIVESTOCK 2018 PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Wednesday, 25 July 2018 16:09
JAKARTA, 6 Juli 2018. Kasubdit Pengawasan Obat Hewan (POH), Drh Ni Made Ria Isriyanthi menyatakan komitmen Direktorat Kesehatan Hewan (Ditkeswan) untuk menegakkan hukum di bidang obat hewan. Hal ini dikemukakan dalam acara halal bihalal dan Program Temu Anggota ASOHI (Protas) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (6/7), di tengah-tengah acara Indo Livestock Expo and Forum
 
Ni Made Ria hadir mewakili Direktur Kesehatan Hewan (Dirkeswan), Drh Fadjar Sumping Tjatur Rasa, yang berhalangan hadir. Acara Protas dan halal bihalal ini diikuti lebih dari 100 orang perwakilan perusahaan obat hewan anggota ASOHI, sehingga terpaksa beberapa peserta tidak kebagian tempat duduk. 
 
Beberapa pengurus ASOHI yang hadir yaitu Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari beserta jajaran pengurus pusat, diantaranya Drh Forlin Tinora, Drh Haryono Jatmiko, Drh Andi Wijanarko, Drh Erwin Heriyanto, Henny Rusminah Karim, Drh Harris Priyadi, Ir Tedy Candinegara, Drh Almasdi Rakhman, Drh Purwaningsih Setiandari, serta beberapa pengurus ASOHI Daerah antara lain Drh Suyud (Jawa Timur), Drh Dodi Mulyadi (Sumatera Barat), Agus Eko Sulistiyo (Jawa Tengah) dan lain-lain. Selain itu, tampak pula hadir Mantan Dirjen Peternakan, Prof Dr Wasito, beserta istri Prof Hastari Wuryastuty, keduanya adalah guru besar FKH UGM. 
 
Menanggapi keluhan anggota ASOHI bahwa Subdit POH sekarang ketat dalam menjalankan peraturan, Ria menegaskan, peraturan itu dibuat untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. "Dengan menjalankan peraturan secara tegas, ini merupakan bentuk keberpihakan atau pembelaan kepada perusahaan yang sudah mengikuti peraturan secara tertib," kata Ria.
 
"Ada perusahaan obat hewan sedang melakukan proses registrasi yang butuh waktu berbulan-bulan, melaporkan bahwa produk yang sedang diregistrasi ini ternyata sudah dijual dengan bebasnya secara online oleh orang lain. Jadi kami wajib menghargai perusahaan yang sudah bersusah payah melakukan proses registrasi. Sudah ada perusahaan yang sedang diproses secara hukum, dimana pengurus ASOHI juga bertindak sebagai saksi. Kami ucapkan terima kasih kepada ASOHI atas kerjasamanya," tambahnya seraya disambut tepuk tangan hadirin.
 
Ria juga menceritakan bahwa sesuai peraturan, perusahaan yang tidak menyampaikan laporan kegiatannya secara rutin dapat dicabut izin usahanya. Ia melihat, ada lebih dari 100 perusahaan yang tidak mengirimkan laporan. Pihaknya langsung memanggil perusahaan tersebut ke kantornya untuk diberi peringatan dan pembinaan, namun dari 100-an perusahaan yang diundang hanya kurang dari 10 perusahaan yang hadir.
 
Dialog Kasubdit POH dengan anggota ASOHI berjalan penuh keakraban. Acara diakhiri dengan bersalam-salaman dan foto bersama. Para peserta terlihat puas dengan dialog terbuka seperti ini. (BS)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday173
mod_vvisit_counterYesterday235
mod_vvisit_counterThis week1370
mod_vvisit_counterThis month4323
mod_vvisit_counterAll1907528