Sistem Vaksinasi Unggas Perlu Dibenahi PDF Print E-mail

Ketua Pelaksana Harian Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FBPI) Bayu Krisnamurthi, di Jakarta, menyatakan, sistem vaksinasi flu burung pada unggas perlu dibenahi. Oleh karena, lemahnya sistem vaksinasi dikhawatirkan akan menyebabkan kurang efektifnya penanggulangan penyebaran flu burung.

Menurut Bayu, sejak awal munculnya kasus flu burung pada unggas, pemerintah telah memilih vaksinasi sebagai penanggulangan masalah flu burung dibandingkan dengan pemusnahan seluruh unggas di Indonesia dengan pertimbangan ekonomi. Saat memutuskan itu, sudah diketahui ada risiko-risiko dari dijalankannya vaksinasi di antaranya ayam yang diberi vaksin tetap hidup, tetapi jadi pembawa virus.

Saat ini ada dua masalah terkait vaksinasi flu burung pada unggas di Indonesia. Pertama, banyaknya jenis vaksin yang beredar dan hingga saat ini belum secara tegas dinyatakan mana yang paling efektif dan cocok untuk unggas di Indonesia. Masalah kedua adalah masih lemahnya sistem vaksinasi mulai dari jenis vaksin, bagaimana membawa atau mendistribusikan vaksin, dan jumlah tenaga vaksinator, ujarnya.

Pemberian vaksin flu burung tidak bisa hanya dilakukan sekali, tetapi harus beberapa kali, kata Bayu. Akan tetapi, di beberapa daerah pelaksanaan vaksinasi masih belum sempurna, baik jenis maupun distribusinya, apalagi rasio tenaga vaksinator dengan jumlah unggas sangat timpang.

Akibatnya, tingkat efektivitas penggunaan vaksin untuk meningkatkan kekebalan tubuh unggas terhadap virus flu burung relatif rendah.Pemerhati masalah flu burung dr drh Mangku Sitepu menambahkan, beragamnya jenis vaksin flu burung yang beredar di pasaran dan banyak digunakan peternak bisa mempercepat terjadinya pandemi influenza.

Ada yang menggunakan vaksin H5N2, H5N9, H5N1, H7N7, dan banyak lagi jenis vaksin lainnya. "Ini kan tidak benar dan bisa menyebabkan kurangnya imunitas pada unggas," ujarnya.

Maka dari itu, vaksinasi flu burung harus dilakukan dengan vaksin dan sistem yang benar. Jadi, vaksinasi masih tetap diperlukan. Beberapa negara yang tidak menerapkan vaksinasi tetapi memilih pemusnahan total unggas ternyata masih muncul kasus penularan flu burung pada manusia. "Ini berarti tidak ada upaya yang bisa menanggulangi masalah flu burung secara total," kata Bayu.

Last Updated on Monday, 01 June 2009 10:37
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday353
mod_vvisit_counterYesterday337
mod_vvisit_counterThis week1716
mod_vvisit_counterThis month5888
mod_vvisit_counterAll1891014