JAKARTA, Rabu 28 Januari 2026. Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) menyelenggarakan rapat koordinasi pengurus Bidang Organisasi secara daring melalui platform Zoom Meeting. Rapat ini bertujuan untuk menyinkronkan program kerja lintas bidang guna memperkuat visi kepengurusan periode berjalan.
Rapat ini diikuti oleh segenap pengurus ASOHI Pusat diantaranya Sekretaris Jenderal Rivo A Kurnia, S.Pt, Ketua Bidang Organisasi Drh Almasdi Rahman, Wakil Ketua Bidang Organisasi Drh Sugiyono, Ketua Sub Bidang Produsen Drh Athena Rivierra Dion, Ketua Sub Bidang Eksportir Drh Yusman Friyadi, Ketua Sub Bidang Importir – Distributor Drh Hasti Retno Kuswardani, Wakil Ketua Sub Bidang Obat Ikan Fajar Sutriandhi, S.Pt, Ketua Sub Bidang Registrasi Drh Nita Natalia, Ketua Sub Bidang Lokapasar dan Digitalisasi Drh Wilson, dan Wakil Ketua Sub Bidang Lokapasar dan Digitalisasi Agus Mulyana, ST
Bidang Organisasi saat ini berfokus pada konsolidasi internal dan persiapan rapat pleno tatap muka yang dijadwalkan pada Februari 2026. Selain itu, perhatian khusus diberikan pada beberapa sub-sektor utama seperti Obat Ikan: Fokus pada pembinaan UMKM, edukasi regulasi berdasarkan Permen KKP No. 19 Tahun 2024, serta penanganan produk ilegal di pasar. Impor & Distribusi: Sosialisasi regulasi baru terkait HS Code enzim dan kewajiban PI dari Kemendag melalui koordinasi lintas instansi seperti Bea Cukai dan Karantina. Registrasi: Penguatan jejaring Registration Officer (RO) dan advokasi untuk mempercepat proses registrasi domestik guna mendukung kelancaran ekspor.
Selain itu, ASOHI berkomitmen membawa anggotanya melangkah ke kancah internasional melalui program ASOHI Pavilion pada event Indolivestock. Bidang Ekspor juga merencanakan seminar mengenai penerimaan standar GMP/JMP Indonesia di negara tujuan.
Di sisi lain, adaptasi teknologi menjadi prioritas melalui Bidang Lokapasar & Digitalisasi. Program yang disiapkan mencakup edukasi pemasaran digital obat hewan, kajian regulasi marketplace, serta digitalisasi sistem internal organisasi.
Rapat memutuskan agar seluruh bidang menyusun program kerja resmi dalam format tabel untuk dibahas lebih lanjut pada rapat pleno pengurus pusat. Sinergi antara pemerintah dan stakeholder tetap menjadi kunci utama dalam pelaksanaan program-program kolaboratif ini. Rapat ditutup dengan harapan seluruh program dapat segera ditindaklanjuti dan memberi manfaat nyata bagi anggota ASOHI. (WK)

