YOGYAKARTA, Rabu 17 Desember 2025. Pengurus Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar diskusi bersama Ketua Umum ASOHI Pusat, drh. Akhmad Harris Priyadi. Pertemuan yang berlangsung di RM Katombo, Jalan Magelang, tersebut membahas arah program kerja ASOHI DIY tahun 2026 serta peluang penyelenggaraan seminar dan pelatihan yang berkelanjutan. Diskusi ini dihadiri oleh segenap pengurus ASOHI DIY diantaranya drh Nawang (Sekretaris I), drh Fahmi (Bendahara), drh Faris (Ketua Bidang Organisasi), drh Julvina (Sekretaris II), dan drh Eko Jati (Anggota).
Dalam diskusi tersebut, drh. Harris Priyadi menekankan pentingnya kesiapan dan penyusunan program kerja yang lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan anggota. Ia juga mendorong pengurus ASOHI DIY untuk mulai merancang kegiatan yang tidak hanya bermanfaat secara organisasi, tetapi juga relevan dengan dinamika dan kebutuhan lapangan.
Salah satu peluang yang dibahas adalah penyelenggaraan kegiatan outlook atau seminar, yang dinilai memiliki potensi manfaat ganda. Berdasarkan pengalaman di daerah lain, kegiatan serupa bahkan mampu menghasilkan surplus keuangan bagi organisasi. Untuk mendukung pelaksanaannya, ASOHI Pusat membuka peluang bantuan pendanaan melalui skema dana talangan yang dapat dikembalikan dari hasil pendaftaran peserta.
Kegiatan seminar dan pelatihan ke depan juga direncanakan tidak terbatas bagi peserta dari wilayah DIY saja, melainkan terbuka bagi peserta lintas daerah. Sejumlah tema strategis diusulkan, antara lain pelatihan self-mixing, penyimpanan dan penanganan obat hewan, sosialisasi regulasi dan pelarangan antibiotik tertentu, isu Antimicrobial Resistance (AMR), serta kegiatan kolaboratif yang melibatkan Asosiasi Petshop Indonesia.
Melalui diskusi ini, ASOHI DIY diharapkan segera mematangkan program kerja tahun 2026 dan merancang kegiatan yang bersifat berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas anggota serta memperkuat peran ASOHI dalam mendukung pengelolaan obat hewan yang bertanggung jawab. (WK)

