MUKERNAS PDHI: FOKUSKAN UU KEDOKTERAN HEWAN PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Saturday, 25 December 2021 12:43
JAKARTA, Sabtu 4 Desember 2021. Bertempat di Grand Whiz Hotel Poins Square Jakarta Selatan, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) dengan tema “Menuju Organisasi dengan Manajemen Profesional”. Selain digelar secara luring, acara tersebut juga digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
 
Ketua Umum PB PDHI Drh Muhammad Munawaroh dalam sambutannya berterima kasih dan mengapresiasi para sponsor dan PDHI cabang yang telah menyukseskan keberlangsungan acara tersebut. Menurutnya, kini PDHI semakin profesional dan semakin dipercaya oleh para stakeholder oleh karena itu meskipun bukan berorientasi pada profit PDHI harus semakin solid dan profesional.
 
"Laporan keuangan kita surplus dan MUKERNAS kali ini kita akan membahas AD/ART agar lembaga ini semakin profesional kedepannya. Ini penting, karena dengan adanya AD/ART yang disusun rapi, kedepannya siapapun yang meneruskan tongkat estafet kepemimpinan organisasi ini punya pegangan akan dibawa kemana organisasi ini," tutur Munawaroh.
 
Selain itu disampaikan juga olehnya, bahwa MUKERNAS kali ini juga akan membahas dan memfokuskan pada UU Kedokteran hewan dan mendengarkan visi dan misi dari berbagai PDHI cabang. 
 
Munawaroh mengatakan bahwa nantinya UU kedokteran hewan akan memfokuskan pada perlindungan pada profesi dokter hewan dan juga akan banyak membahas terkait hewan piara alias pet and companion animal.
 
"Selama ini UU Peternakan yang kita miliki sudah cukup baik, namun masih hanya berfokus pada dokter hewan yang ada di Kementan, nah disitu juga banyak fokus pada hewan ternak. Sementara dalam UU Kedokteran Hewan yang baru ini, kita bukan hanya banyak membahas itu, kita juga akan membahas hewan dalam arti keseluruhan hewan dan dokter hewan yang juga bekerja di luar Kementan," tuturnya.
 
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini perkembangan terakhir dari draft UU tersebut sudah sampai ke telinga DPR dan sudah ditanggapi. Ia sendiri menargetkan minimal pada tahun 2025 nanti UU Kedokteran tersebut sudah dapat diterbitkan.
 
"Kita punya wakil di salah satu komisi di DPR yang juga dokter hewan, mudah-mudahan ini bisa cepat rampung. Bila perlu nantinya harus banyak juga dokter hewan menghuni gedung DPR untuk memperjuangkan aspirasi dokter hewan Indonesia," tutupnya. (CR)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1799
mod_vvisit_counterYesterday2150
mod_vvisit_counterThis week8012
mod_vvisit_counterThis month42434
mod_vvisit_counterAll3958216