JAPFA RAUP LABA BERSIH RP 2,02 TRILIUN PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Monday, 25 April 2022 16:00
JAKARTA, Rabu 6 April 2022. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) meraup laba bersih sebesar Rp 2,02 triliun selama 2021, melonjak drastis (120,63 %) jika dibandingkan 2020 yang hanya Rp 916,7 miliar.
 
Sementara laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami kenaikan dari Rp 79 pada 2020 menjadi Rp 174 pada 2021. Hal ini dilaporkan di acara Public Expose untuk Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Pullman Jakarta.
 
Adapun angka neraca, dilihat dari total aset juga meroket dari Rp 25,95 triliun pada 2020 menjadi Rp 28,59 triliun di tahun 2021. Bahkan jumlah ekuitas perseroan juga ikut menanjak menjadi Rp 13,10 triliun, sebelumnya pada 2020 hanya dikisaran Rp 11,41 triliun.  
 
Lebih lanjut, penjualan bersih JAPFA pun pada 2021 sebesar Rp 44,88 triliun sementara pada 2020 di angka Rp 36,96 triliun. “Rinciannya yakni pakan ternak menyumbang 49 %, pembibitan unggas 10 %, serta dari peternakan komersil 29 %. Lalu didukung oleh pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen 9 %. Disusul budidaya perairan 6 % dan terakhir perdagangan (termasuk peternakan sapi) 5 %. Dari rincian tersebut, divisi perunggasan menyumbang terbesar dengan 89 % dari total penjualan bersih,” ungkap Putut Djagiri, Kepala Divisi Keuangan Korporasi, JAPFA.
 
Sementara itu alokasi untuk belanja modal (capex) pada 2022 relatif sepadan seperti 2021 yakni Rp 1,9 triliun sampai Rp 2 triliun. Penggunaannya diprioritaskan untuk investasi yang sifatnya jangka pendek, menengah serta rutin.
 
“Dengan tetap mempertimbangkan situasi pemulihan perekonomian. Kami akan membelanjakan modal tersebut guna membangun infrastruktur untuk menopang lini bisnis utama perseroan,” sambung Direktur JAPFA, Antonius Harwanto.
 
Direktur JAPFA lainnya, Leo Handoko Laksono menambahkan, pihaknya juga mengembangkan usaha pendukung bisnis utama yang terdiri dari karung plastik, pengolahan bungkil kopra, pengangkutan kesehatan hewan dan peralatan peternakan. serta, peternakan sapi, toko daging eceran. “Segmen ini membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 3,4 triliun pada 2021,” kata dia. (TR)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1687
mod_vvisit_counterYesterday2150
mod_vvisit_counterThis week7900
mod_vvisit_counterThis month42322
mod_vvisit_counterAll3958103