ASOHI BALI SERAHKAN BANTUAN KE POSKO PMK NUSA TENGGARA BARAT PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Friday, 03 June 2022 10:56
LOMBOK, Kamis, 19 Mei 2022. Sebagai tindak lanjut Surat Edaran ASOHI Nomor : 026/ASOHI/V/2022 Tentang Partisipasi ASOHI Mendukung Pemerintah Dalam Upaya Penanggulangan Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK). Pengurus ASOHI Daerah Bali  yang diketuai oleh Drh I Made Dwi Wicaksana telah melakukan penghimpunan sumbangan obat-obatan yang terdiri dari antibiotik, antiseptik, desinfektan, obat luka, vitamin injeksi, dan vitamin.
 
Sumbangan dikumpulkan dari segenap anggota ASOHI Daerah Bali diantaranya beberapa perusahaan besar seperti PT Agrinusa Jaya Sentosa, PT Medion, PT Romindo, PT Sanbe Farma, PT Swadesi, dll. 
 
Acara penyerahan sumbangan ini dilakukan disela rapat koordinasi dengan seluruh stakeholders di NTB. Diantaranya dengan TNI, Polri, Otoritas Bandara, Otoritas Pelabuhan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Pulau Lombok. Serta Karantina Pertanian Kelas I Mataram. Dari koordinasi ini, diketahui penanganan PMK di Lombok terbilang cukup bagus.
 
Sebelumnya Kementerian Pertanian RI menurunkan tim, melakukan pengecekan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang saat ini merebak di Lombok, NTB. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Nasrullah dan jajaran, didampingi Dinas Nakeswan Provinsi NTB, dan kabupaten melakukan kunjungan lapangan ke Lombok Tengah yang merupakan daerah pertama temuan PMK.
 
Nasrullah mengatakan, dalam penanganan PMK ini, jangan menunggu atau hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat. Tetapi daerah juga harus mengalokasikan anggaran untuk penanganannya. Bisa untuk pemberian obat-obatan, dan vitamin. Juga untuk penyemprotan (desinfektan) sarana-sarana peternakan.
 
Dalam kesempatan kunjungan ke Lombok, Dirjen PKH turut menyalurkan bantuan obat-obatan dan vitamin, serta alat-alat untuk penyemprotan disinfektan. Diterima secara simbolis oleh Pemprov NTB yang diwakili Asisten II, Muh. Husni, didampingi Kepala Dinas Nakeswan Provinsi NTB, drh. Khairul Akbar, serta Kepala Karantina Pertanian Kelas I Mataram, Arinaung. Nasrullah menambahkan, sementara ini yang bisa dilakukan adalah pengobatan dan pemberian vitamin, serta penyemprotan disinfektan. Kementerian Pertanian RI pada bulan Juni 2022 ini akan mendistribusikan bantuan vaksin. Seluruh populasi ternak akan divaksinasi agar bebas dari PMK. (WK)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday4103
mod_vvisit_counterYesterday4886
mod_vvisit_counterThis week25499
mod_vvisit_counterThis month56150
mod_vvisit_counterAll4222209