SURABAYA, Selasa 6 Oktober 2026. Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Daerah Jawa Timur (Jatim) menyelenggarakan agenda penting Musyawarah Daerah (Musda).
Berdasarkan surat bernomor 004/ASH-MUSDA/09/2026 yang ditandatangani Ketua ASOHI Jatim, kegiatan berlangsung di Hotel Harris Convention Bundaran Satelit, Surabaya, mulai pukul 08:00-17:00 WIB.
Musda ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menambah wawasan para pelaku industri obat hewan di Jawa Timur, serta menentukan kepengurusan baru untuk periode berikutnya.
Acara diawali dengan proses registrasi, dilanjutkan dengan pembukaan resmi. Sambutan pembuka disampaikan langsung Ketua ASOHI Jatim Drh Suyud S. Ilyaz serta Ketua Umum ASOHI Drh Akhmad Harris Priyadi. Untuk mempererat kebersamaan, agenda pembukaan juga dimeriahkan sesi main angklung bersama.
Selain agenda internal organisasi, Musda kali ini dibekali sesi edukasi perizinan dan penguatan bisnis, di antaranya Izin Usaha Obat Hewan Berbasis OSS yang diisi oleh Dr Drh Iswahyudi MP. Dan pemaparan mengenai “Bersama ASOHI Sinergi Kuat Industri Meningkat” yang dibawakan Ketua Umum ASOHI.
Memasuki sesi siang hingga sore hari, difokuskan pada pelaksanaan Musda ASOHI Jatim. Beberapa poin utama dalam sidang Musda meliputi laporan pertanggungjawaban Ketua ASOHI Jawa Timur periode sebelumnya; pembentukan presidium Musda oleh Drh Eri Susanto; proses pemilihan Ketua ASOHI Jawa Timur yang baru, serta serah terima jabatan dan sambutan dari Ketua ASOHI Jawa Timur terpilih. (RBS)

