PALEMBANG, Sabtu 20 September 2025. ASOHI Sumatera Selatan menyelenggarakan Program Temu Anggota bertempat di Palembang. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 10.00 hingga 13.00 WIB dengan agenda utama menyongsong Musyawarah Nasional (Munas) IX ASOHI yang akan datang.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh 18 anggota ASOHI Sumsel dari total 25 anggota terdaftar. Suasana diskusi berlangsung aktif, di mana para anggota membahas sejumlah dokumen penting yang akan menjadi bagian dari Munas, yaitu draft Tata Tertib Munas, draft Anggaran Dasar (AD), draft Anggaran Rumah Tangga (ART), draft Kode Etik, serta draft Program Kerja organisasi.
Selain pembahasan dokumen Munas, forum juga menyoroti beberapa isu penting yang menjadi perhatian anggota daerah, yaitu: Mekanisme Iuran Anggota. Terdapat komunikasi antara ASOHI Sumsel, ASOHI Pusat, dan perusahaan-perusahaan anggota mengenai mekanisme pembayaran iuran. Disepakati perlu adanya pendataan lebih lanjut untuk menentukan perusahaan mana yang membayar iuran ke pengurus daerah dan mana yang langsung ke ASOHI Pusat.
Peredaran Obat Hewan “Pure”. Anggota menyoroti maraknya peredaran obat hewan “pure” yang dikemas ulang oleh perorangan maupun kelompok dan dipasarkan langsung ke peternak. Praktik ini dinilai sangat merugikan perusahaan resmi yang produknya telah teregister di Kementerian Pertanian. Oleh karena itu, ASOHI Sumsel mendorong adanya mekanisme pelaporan yang lebih jelas dan tegas terhadap peredaran produk ilegal tersebut.
Aturan Perdagangan Obat Hewan Secara Online. Forum juga menyepakati untuk mendorong ASOHI Pusat agar mengusulkan kepada pemerintah adanya regulasi yang lebih tegas terkait perdagangan obat hewan melalui platform daring (online marketplace). Hal ini penting guna melindungi pelaku usaha resmi serta menjaga peredaran produk yang sesuai standar.
Melalui Program Temu Anggota ini, ASOHI Sumsel berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat posisi organisasi menjelang Munas IX. Selain itu, hasil diskusi di tingkat daerah diharapkan menjadi masukan penting bagi ASOHI Pusat dalam merumuskan kebijakan strategis, baik untuk kepentingan internal organisasi maupun bagi industri obat hewan di Indonesia secara keseluruhan. (WK)

