JAKARTA, Kamis 7 Agustus 2025. Bertempat di Kantor Sekretariat ASOHI Jagakarsa, Pengurus Inti Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) menggelar rapat penting dalam rangka membahas program kerja dan persiapan menuju Musyawarah Nasional (Munas) IX ASOHI.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum ASOHI, Drh. Irawati Fari, dan dihadiri oleh jajaran pengurus inti, antara lain Sekjen Drh. Forlin Tinora, Bendahara Umum Hj. Henny Karim, Wakil Ketua I Ir. Teddy Candinegara, Bendahara II Abdul Azis SE, Wakil Waka II Drh. Harris Priyadi, serta Wakil Waka I Drh. Almasdi Rahman.
Beberapa poin strategis yang dibahas dalam rapat antara lain pelaksanaan program kerja Agustus s/d Oktober 2025, termasuk memastikan tindak lanjut hasil Munas VIII dapat diselesaikan tuntas pada September 2025. Selain itu, pengurus juga menekankan penertiban dan penguatan kepengurusan ASOHI daerah, percepatan kaderisasi pengurus pusat, serta penyelesaian roadmap pengembangan obat hewan sebelum Munas IX.
Rapat juga membahas pandangan ASOHI menuju Indonesia Maju 2035 yang akan dipresentasikan oleh Ir. Bambang Suharno dan tim dalam forum Munas, serta evaluasi skema iuran anggota daerah pasca Rakornas Bendahara 30 Juni 2025. Di samping itu, dijadwalkan pula berbagai kegiatan pembinaan dan informasi bagi anggota, seperti PROTAS di ajang ILDEX (September) dan CEO Gathering pada awal Oktober.
ASOHI juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses peraturan dan kebijakan pemerintah, di antaranya terkait PP 28 serta pelarangan penggunaan antibiotik golongan quinolone. Dalam rangka memperkuat kemitraan, dijadwalkan audiensi dengan Direktur Kesehatan Hewan yang baru pada Agustus, serta dengan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan pada September.
Dewan Pakar ASOHI pun dijadwalkan menggelar seminar penyakit sapi pada 20-30 September 2025 sebagai bagian dari kontribusi organisasi. Selanjutnya, menjelang Munas IX yang akan dilaksanakan pada 23 Oktober 2025, pengurus pusat mulai menjaring bakal calon Ketua Umum serta menyiapkan materi AD/ART, kode etik, dan program kerja untuk dibahas bersama ASOHI daerah. Laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021-2025 ditargetkan selesai pada awal Oktober 2025.
Melalui rapat ini, ASOHI menegaskan komitmen untuk memperkuat organisasi, mempererat sinergi dengan pemerintah, serta memastikan keberlangsungan program kerja yang mendukung kemajuan industri obat hewan nasional. (WK)
