KETUA UMUM BARU LANGSUNG TANCAP GAS LAYANI ANGGOTA

JAKARTA, Selasa 11 November 2025. Drh. A. Harris Priyadi, Ketua Umum Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) periode 2025-2029 hasil Musyawarah Nasional (Munas) IX, menunjukkan komitmen tinggi dalam melayani anggota sejak awal masa jabatannya. Harris langsung menerima dan berdiskusi dengan dua perusahaan anggota di Sekretariat ASOHI, Jagakarsa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dalam dua kesempatan terpisah, Drh. Harris Priyadi menerima kunjungan dari perwakilan PT. ADM Animal Nutrition Indonesia, PT Boehringer Ingelheim Indonesia dan PT Pyridam Farma. Pertemuan ini menandai kesigapan kepemimpinan baru ASOHI dalam merespons kebutuhan dan isu-isu yang dihadapi oleh industri obat hewan.

Pertemuan dengan anggota kali ini fokus membahas sejumlah isu krusial yang tengah dihadapi industri. Isu-isu tersebut meliputi Akselerasi Proses Registrasi Produk. Dibahas mengenai efisiensi dan percepatan proses pendaftaran produk baru obat hewan ke regulator pemerintah, serta tantangan dalam pemenuhan persyaratan teknis terbaru.

Kendala Impor Bahan Baku, anggota menyampaikan isu terkait regulasi impor bahan baku dan zat aktif obat hewan, termasuk masalah perizinan dan logistik yang dapat memengaruhi kesinambungan produksi dalam negeri.

Selain itu juga dibahas Implementasi Kebijakan Terbaru. Diskusi mendalam dilakukan mengenai dampak dan penyesuaian yang harus dilakukan anggota terkait kebijakan pemerintah terbaru, khususnya yang menyangkut standar mutu, keamanan hayati, dan distribusi obat hewan di Indonesia.

“Amanat utama yang kami emban adalah memastikan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) ASOHI berjalan optimal, yaitu membina, melindungi, dan mengembangkan usaha obat hewan di Indonesia,” ujar Harris, menekankan fokusnya.

“Selain itu, peran krusial ASOHI adalah menjembatani komunikasi yang efektif antara seluruh pelaku industri obat hewan dengan pihak pemerintah, terutama dalam mencari solusi atas kendala registrasi dan impor.”
Kunjungan dari PT. ADM Animal Nutrition Indonesia, PT Boehringer Ingelheim Indonesia dan PT Pyridam Farma diharapkan menjadi awal dari dialog rutin yang intensif antara pengurus baru ASOHI dan para anggotanya, memastikan bahwa suara dan kebutuhan industri didengar jelas dalam perumusan kebijakan nasional. (WK)

Scroll to Top