JAKARTA, Kamis 5 Maret 2026. Menjelang perhelatan industri peternakan terbesar di Indonesia, perwakilan dari Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI), Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) menggelar rapat koordinasi intensif. Bertempat di Grha Dokter Hewan Indonesia, Jakarta Selatan, ketiga organisasi besar ini mematangkan rencana seminar kolaborasi yang akan dilaksanakan pada ajang Indo Livestock 2026.
Seminar yang mengusung tema “Apotek Veteriner: The New One Health Frontier” ini menyoroti peran krusial apotek veteriner dalam ekosistem kesehatan terpadu. Konsep One Health sendiri menekankan bahwa kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Munculnya berbagai penyakit zoonosis (penyakit yang menular dari hewan ke manusia) serta ancaman Resistensi Antimikroba (AMR) dalam beberapa dekade terakhir menjadi latar belakang utama inisiatif ini. Penggunaan obat hewan yang tidak terkontrol dinilai menjadi salah satu risiko besar yang harus segera dimitigasi melalui tata kelola yang lebih profesional. Apotek veteriner dipandang memiliki posisi strategis untuk menjamin ketersediaan, distribusi, hingga pengawasan penggunaan obat hewan agar tetap aman, bermutu, dan bertanggung jawab.
Rapat yang dihadiri oleh jajaran pimpinan ketiga lembaga tersebut merumuskan empat poin utama yang menjadi tujuan kegiatan ini: 1. Meningkatkan pemahaman mendalam mengenai implementasi konsep One Health di lapangan; 2. Mengkaji peran serta peluang pengembangan apotek veteriner dalam sistem kesehatan nasional yang terintegrasi; 3. Mendorong kolaborasi yang lebih erat antara tenaga medis veteriner, akademisi, regulator, hingga pelaku industri; 4. Menjadi ruang diskusi untuk menjawab tantangan sekaligus melahirkan inovasi dalam pengelolaan obat hewan.
Pertemuan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari lintas organisasi, di antaranya Ketua Umum ASOHI Drh Akhmad Harris Priyadi didampingi oleh Drh. Sri Murwati (Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga) dan Drh Shinta Rizanti Binol (Wakil Ketua Bid Antar Lembaga Bidang AMR) yang juga Humas PB PDHI. Dari pihak PB PDHI, hadir Ketua Umum Dr drh Muhammad Munawaroh MM bersama Sekjen Drh. Andi Wijanarko dan Wakil Bendahara I Drh. Ani Juwita Handayani. Sementara pihak IAI diwakili oleh apt. Noffendri Roestam, S.Si.
Seminar kolaboratif ini diharapkan menjadi katalisator bagi transformasi tata kelola obat hewan di Indonesia, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam komitmen global menjaga kesehatan melalui pendekatan One Health. (WK)

