PERKUAT SINERGI INDUSTRI PETERNAKAN: ASOHI HADIRI DISKUSI PEMBENTUKAN FIPINDO

BOGOR, Jumat 7 Agustus 2026. Dalam upaya membangun sinergi dan menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan industri peternakan nasional, Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) turut hadir memenuhi undangan Perkumpulan Solidaritas Alumni Sekolah Peternakan Rakyat Indonesia (SASPRI) dalam agenda Sosialisasi Konsep Pembentukan Federasi Industri Peternakan Indonesia (FIPINDO), yang bertempat di PSP3 IPB (Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Perdesaan), Kampus IPB Baranangsiang, Bogor.

Pertemuan strategis ini digagas sebagai langkah awal untuk menghimpun pemikiran, memperkuat kolaborasi, serta membangun komitmen bersama menuju terwujudnya ekosistem industri peternakan Indonesia yang terintegrasi, berdaya saing, dan berkelanjutan. FIPINDO diharapkan dapat berperan sebagai orkestrator utama yang menyelaraskan berbagai sektor hulu hingga hilir dalam dunia peternakan.

Diskusi dibuka dengan pengantar dari Prof Dr Ir Muladno MSA IPU (Wali Utama SASPRI) bersama Udhoro Kasih Anggoro MSi. Pemaparan gagasan utama mengenai filosofi pembentukan FIPINDO disampaikan oleh M. Rizky Ridwan, seorang Diaspora Indonesia di Malaysia yang juga bertindak sebagai inisiator pembentukan FIPINDO.

Kehadiran ASOHI yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal, Rivo A. Kurnia SPt, bersama asosiasi strategis lainnya menegaskan pentingnya keterlibatan industri kesehatan dan obat hewan dalam menjaga ketahanan, kualitas, serta keamanan pangan asal ternak di Indonesia.

Selain ASOHI, acara turut dihadiri jajaran asosiasi dan organisasi peternakan di Indonesia, antara lain PINSAR Indonesia, GOPAN, PERMINDO, GAPUSPINDO, HPDKI, GKSI, PPSKI, ASPEBINDO, GPMT, GPPU, ARPHUIN, ISPI, PDHI, JULEHA Indonesia, AGISPRINA, PERPUKADESI, ASPERAPI, YAPPI, dan IBC.

Selama diskusi berlangsung, peserta aktif menyampaikan pendapat terkait arah pengembangan, visi, serta misi FIPINDO. Susunan agenda kegiatan meliputi pembukaan dan pengantar diskusi oleh Prof Dr Ir Muladno MSA IPU dan Udhoro Kasih Anggoro MSi, dilanjutkan paparan filosofi FIPINDO oleh M. Rizky Ridwan, diskusi dan curah pendapat peserta forum, hingga perumusan kesepakatan awal dan pembentukan tim inisiator.

Hasil dari sosialisasi ini melahirkan kesepakatan awal serta pembentukan Tim Inisiator yang bertugas menyusun langkah konkret tindak lanjut pembentukan FIPINDO. Partisipasi aktif ASOHI dalam forum ini diharapkan mampu memperkuat pilar kesehatan hewan dalam mewujudkan kemandirian industri peternakan nasional ke depan. (RBS)

Scroll to Top