YOGYAKARTA, Senin 10 Agustus 2026. Dalam rangka menyambut Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) 2026, Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bergerak cepat mematangkan persiapan. Berkolaborasi dengan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar), rapat koordinasi lintas panitia digelar di Omah Kopi Cokrowijayan, Sleman.
Rapat tersebut mengarahkan serta memastikan kesiapan masing-masing seksi. Selain menyelaraskan teknis internal, rapat juga membahas koordinasi strategis dengan pihak eksternal, termasuk Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) dan para pemangku kepentingan (stakeholders) industri peternakan lainnya.
Rangkaian peringatan HATN 2026 dipastikan akan berlangsung semarak dengan menyasar berbagai segmen masyarakat, mulai dari siswa-siswi sekolah dasar, akademisi, praktisi, hingga masyarakat umum. Tiga agenda utama yang telah ditetapkan meliputi:
Pertama, fieldtrip ke FKH UGM (Selasa, 8 September 2026). Sebagai pembuka rangkaian kegiatan, sebanyak maksimal 100 siswa sekolah dasar beserta dua guru pendamping akan diajak mengenal lebih dekat dunia peternakan dan kesehatan hewan.
Kedua, seminar nasional (Rabu, 9 September 2026), mengusung tema “Cage Free-Ayam Bahagia”. Dengan target peserta sebanyak ±200 peserta. Seminar diharapkan menjadi wadah diskusi para pelaku industri dan pemangku kebijakan.
Ketiga, acara puncak HATN dengan beragam kegiatan (Minggu, 18 Oktober 2026). Acara puncak diperkirakan mencapai ±4.000 orang, dengan kegiatan Fun Run, Pesta Rakyat, dan aksi Masak Bersama.
Melalui sinergi erat ASOHI DIY, Pinsar, FKH UGM, dan seluruh elemen perunggasan, peringatan HATN 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana edukasi masyarakat akan pentingnya gizi ayam dan telur. (RBS)

